Tugas 1 dan 2
Pengantar Managemen Proyek Sistem Informasi
Sabtu, 28 Mei 2016
Senin, 23 Mei 2016
Definisi Pert, Cpm dan Gantt Chart
A. PERT
Chart
PERT
merupakan singkatan dari Program Evaluation and Review Technique (teknik
menilai dan meninjau kembali program), sedangkan CPM adalah singkatan dari
Critical Path Method (metode jalur kritis) dimana keduanya merupakan suatu
teknik manajemen. Teknik PERT adalah suatu metode yang bertujuan untuk sebanyak
mungkin mengurangi adanya penundaan, maupun gangguan produksi, serta
mengkoordinasikan berbagai bagian suatu pekerjaan secara menyeluruh dan
mempercepat selesainya proyek. Teknik ini memungkinkan dihasilkannya suatu
pekerjaan yang terkendali dan teratur, karena jadwal dan anggaran dari suatu
pekerjaan telah ditentukan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.
Tujuan dari PERT adalah pencapaian suatu taraf tertentu dimana waktu merupakan dasar penting dari PERT dalam penyelesaian kegiatan-kegiatan bagi suatu proyek. Dalam metode PERT dan CPM masalah utama yaitu teknik untuk menentukan jadwal kegiatan beserta anggaran biayanya dengan maksud pekerjaan-pekerjaan yang telah dijadwalkan itu dapat diselesaikan secara tepat waktu serta tepat biaya.
Tujuan dari PERT adalah pencapaian suatu taraf tertentu dimana waktu merupakan dasar penting dari PERT dalam penyelesaian kegiatan-kegiatan bagi suatu proyek. Dalam metode PERT dan CPM masalah utama yaitu teknik untuk menentukan jadwal kegiatan beserta anggaran biayanya dengan maksud pekerjaan-pekerjaan yang telah dijadwalkan itu dapat diselesaikan secara tepat waktu serta tepat biaya.
B. CPM
Chart
CPM adalah
suatu metode perencanaan dan pengendalian proyek-proyek yang merupakan sistem
yang paling banyak digunakan diantara semua sistem yang memakai prinsip
pembentukan jaringan. Dengan CPM, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan berbagai tahap suatu proyek dianggap diketahui dengan pasti,
demikian pula hubungan antara sumber yang digunakan dan waktu yang diperlukan
untuk menyelesaikan proyek. Jadi CPM merupakan analisa jaringan kerja yang
berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu
penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Teknik penyusunan jaringan kerja
yang terdapat pada CPM, sama dengan yang digunakan pada PERT. Perbedaan yang
terlihat adalah bahwa PERT menggunakan activity oriented, sedangkan dalam CPM
menggunakan event oriented. Pada activity oriented anak-panah menunjukkan
activity atau pekerjaan dengan beberapa keterangan aktivitasnya, sedang event
oriented pada peristiwalah yang merupakan pokok perhatian dari suatu aktivitas
Pada prinsipnya yang menyangkut perbedaan PERT dan CPM adalah sebagai berikut :
a. PERT digunakan pada perencanaan dan pengendalian proyek yang belum pernah dikerjakan, sedangkan CPM digunakan untuk menjadwalkan dan mengendalikan aktivitas yang sudah pernah dikerjakan sehingga data, waktu dan biaya setiap unsur kegiatan telah diketahui oleh evaluator.
b. Pada PERT digunakan tiga jenis waktu pengerjaan yaitu yang tercepat, terlama serta terlayak, sedangkan pada CPM hanya memiliki satu jenis informasi waktu pengerjaan yaitu waktu yang paling tepat dan layak untuk menyelesaikan suatu proyek.
c. Pada PERT yang ditekankan tepat waktu, sebab dengan penyingkatan waktu maka biaya proyek turut mengecil, sedangkan pada CPM menekankan tepat biaya.
d. Dalam PERT anak panah menunjukkan tata urutan (hubungan presidentil), sedangkan pada CPM tanda panah adalah kegiatan.
C. Gantt Chart
Gantt chart adalah suatu alat yang bernilaikhususnya untuk proyek-proyek dengan jumlahanggota tim yang sedikit, proyek mendekatipenyelesaian dan beberapa kendala proyek.
Karakteristik Gantt Chart
1.Gantt chart secara luas dikenal sebagai alatfundamental dan mudah diterapkan oleh paramanajer proyek untuk memungkinkan seseorangmelihat dengan mudah waktu dimulai danselesainya tugas-tugas dan sub- sub tugas dariproyek.2.Semakin banyak tugas-tugas
dalam proyek dansemkin penting urutan
antara tugas-tugas makasemakin besar
kecenderungan dan keinginanuntuk memodifikasi gantt chart.3.Gantt chart membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan “what if” saat melihat kesempatan-kesempatan untuk membuat perubahan terlebihdahulu
terhadap kebutuhan.
Keuntungan menggunakan Gantt chart :
a.
Sederhana, mudah dibuat dan dipahami,
sehinggasangat bermanfaat sebagai alat komunikasi dalampenyelenggaraan proyek.
b.
Dapat menggambarkan jadwal suatu
kegiatan dankenyataan kemajuan sesungguhnya
pada saatpelaporan
c.
Bila digabungkan
dengan metoda lain dapatdipakai pada saat pelaporan
Kelemahan Gantt Chart :
a.Tidak menunjukkan
secara spesifik hubunganketergantungan antara satu kegiatan
dan kegiatanyang lain, sehingga sulit untuk
mengetahuidampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satukegiatan
terhadap jadwal keseluruhan proyek.
b.Sulit mengadakan
penyesuaian atauperbaikan/pembaharuan
bila diperlukan, karenapada umumnya ini berarti membuat bagan balokbaru
Langganan:
Postingan (Atom)

